1
1.Konsep
Koperasi
Konsep
koperasi adalah suatu bentuk dan susunan
dari koperasi itu sendiri yang memiliki azaz kehidupan yang diterapkan oleh
masyarakat pada negaranya masing-masing.Konsep koperasi terdiri dari 3 konsep
yaitu,konsep koperasi Barat,konsep koperasi sosialis,dan konsep koperasi negara
berkembang.
-
Konsep
Koperasi Barat
Konsep
koperasi barat adalah organisasi swasta yang dibentuk secara sukarela oleh
orang-orang yang mempunyai kesamaan kepentingan untuk mengurusi kepentingan
para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik anggotanya serta
menciptakan keuntungan timbal balik anggota koperasi maupun perusahaan
koperasi.Persamaan kepentingan tersebut berasal dari perorangan atau kelompok.Contoh
negara yang menganut konsep koperasi barat adalah Jerman dan Amerika.
Beberapa unsur-unsur positif Konsep Koperasi Barat:
-
Kepuasaan keinginan individu dengan cara
bekerjasama antar sesama anggota dengan saling menguntungkan.
-
Tujuan individu yang sama dapat berpartisipasi
untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung resiko bersama.
-
Hasil surplus/keuntungan didistribusikan
kepada anggota sesuai dengan metode yang telah disepakati.
-
Keuntungan yang belum didistribusikan
akan dimasukkan sebagai cadangan koperasi.
Dampak langsung koperasi barat terhadap anggotanya
sebagai berikut:
-
Promosi kegiatan ekonomi anggota.
-
Pengembangan usaha perusahaan koperasi
dalam hal investasi,formasi permodalan,pengembangan sumber daya
manusia(SDM),pengembangan keahlian untuk bertindak sebagai kewirausahaan,dan
kerjasama antar koperasi secara horizontal dan vertikal.
Dampak tidak langsung koperasi barat sebagai
berikut:
-
Pengembangan sosial ekonomi sejumlah
produsen skala kecil maupun pelanggan.
-
Mengembangkan inovasi pada perusahaan
skala kecil.
-
Memberikan distribusi pendapatan yang
lebih seimbang dengan pemberian harga yang wajar antara produsen dengan
pelanggan,serta pemberian kesempatan yang sama pada koperasi dan perusahaan
kecil.
Kelebihan koperasi barat sebagai berikut:
-
Keinginan individu yang dapat dipuaskan
dengan cara bekerjasama sesama anggota koperasi.
Kekurangan koperasi barat sebagai berikut:
-
Semua resiko dapat ditanggung bersama.
-
Konsep
Koperasi Sosialis
Konsep
koperasi sosialis adalah koeprasi yang direncanakan dan dikendalikan oleh
pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi untuk menunjang
perecanaan nasional.Sebagai alat pelaksanaan dari perencanaan yang ditetapkan
secara sentral,maka konsep koperasi sosialis merupakan bagian dari suatu tata
administrasi yang menyeluruh berfungsi sebagai badan yang turut menentukan
kebijakan publik serta merupakan badan pengawasaan dan pendidikan.Contoh negara
yang menganut konsep koperasi sosialis adalah negara yang berada di Eropa
Timur.
-
Konsep
Koperasi Negara Berkembang
Konsep
koperasi negara berkembang adalah dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.Pengembangan
koperasi dinegara berkembang seperti di Indonesia dengan top down approach pada
awal pembangunannya dapat diterima sepanjang polanya selalu disesuaikan oleh
perkembangan pembangunan dinegara tersebut.Penerapan pola top down harus diubah
secara bertahap menjadi bottom up approach agar rasa memiliki terhadap koperasi
oleh anggota semakin tumbuh sehingga para angggotanya akan secara sukarela
berpartisipasi aktif.Perbedaan tujuan koperasi dalam konsep sosialis adalah untuk
merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan pribadi ke pemilikan
kolektif.Sedangkan koperasi dinegara berkembang seperti indonesia tujuannya
adalah meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.
2.Latar
Belakang Timbulnya Aliran Koperasi
- Keterkaitan
Ideologi,Sistem Perekonomian,dan Aliran Koperasi
Timbulnya aliran koperasi disetiap negara disebabkan
oleh implementasi dari masing-masing ideologi yang dianut oleh negara-negara
tersebut.Ideologi yang biasa digunakan oleh aliran koperasi adalah liberalisme/kapitalisme
dan sosialisme.Maka dari itu suatu sistem perekonomian tertentu akan saling
menjiwai dengan koperasi sebagai subsistemnya.Sehingga dapat disimpulkan bahwa
aliran koperasi dalam suatu negara tidak dapat dipisahkan dari sistem
perekonomian yang dianut oleh negara yang bersangkutan.
Keterkaitan yang dianut oleh berbagai negara sebagai
berikut:
Perbedaan ideologi suatu bangsa akan mengakibatkan
perbedaan sistem perekonomiannya dan aliran koperasi yang dianut akan
berbeda.Hubungan masing-masing ideologi sistem perekonomian dengan aliran
koperasi sebagai berikut:
Aliran Koperasi
Secara umum aliran koperasi yang dianut berbagai
negara didunia dapat dikelompokkan berdasarkan peran gerakan koperasi dalam
sistem perekonomian dan hubungannya dengan pemerintah.Menurut Paul Hubert casselman
dibagi menjadi 3 aliran sebagai berikut:
1. Aliran
Yardstick
Aliran yardstick adalah
aliran yang menganut ideologi kapitalisme atau yang menganut sistem
perekonomian liberal.Pada aliran ini koperasi dapat menjadi suatu kekuatan
untuk menyeimbangkan,menetralisasikan,menstabilkan dan mengoreksi perekonomian
negara tersebut.Pada aliran ini pemerintah tidak akan ikut campur tangan
terhadap keadaan koperasi tersebut.Pengaruh aliran ini sangat kuat terutama di
negara-negara barat dimana industri berkembang dengan pesat seperti di negara
Amerika Serikat,Perancis,Swedia,Denmark,Jerman,dan Belanda.
2. Aliran
Sosialis
Aliran sosialis adalah
suatu badan yang mempunyai peranan penting.Koperasi pada aliran sosialis ini
dianggap sebagai alat yang paling efektif untuk dapat menyejahterakan
masyarakat karena sistemnya sangat menguntungkan sebagai penyatu masyarakat
lebih mudah melalui organisasi koperasi.Pada aliran sosialis koperasi tidak
memiliki otonomi.Pengaruh aliran ini banyak dijumpai dinegara-negara Eropa
Timur dan Rusia.
3. Aliran
Pemakmuran ( Common Wealth).
Aliran pemakmuran
adalah wadah ekonomi rakyat yang berkedudukan strategis dan memiliki peranan
penting dalam sektor perekonomian masyarakat.Koperasi pada aliran ini sebagai
alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas hidup
anggotanya.Hubungan pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat “kemitraaan
(partnership)”,dimana pemerintah bertanggung jawab dan berupaya agar iklim
pertumbuhan koperasi tercipta dengan baik.Pada aliran ini koperasi berperan
untuk mencapai kemakmuran masyarakat yang adil dan merata.Koperasi pada aliran
ini memegang peran uang utama dalam struktur perekonomian masyarakat.Koperasi
ini tetap memiliki otonomi dan juga pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk
mengembangkan koperasi.
3.Sejarah
Perkembangan Koperasi
A.
Sejarah
Lahirnya Koperasi
Gerakan
koperasi dimulai pada tahun 1844 di kota Rochdale,Inggris.Pada awalnya koperasi
Rochdale berdiri dengan usaha penyediaan barang-barang komsumsi untuk keperluan
sehari-hari.Lembaga ini sering disebut dengan “koperasi praindustri”.Pada tahun
1770 koperasi timbul pada perkembangan kapitalisme sebagai akibat revolusi
industri yang disebabkan akibat terjadinya pemupukan modal koperasi sehingga
menggantikan tenaga manusia dengan mesin-mesin industri yang berdampak pada
semakin besarnya pengganguran.Pada tahun 1851,koperasi mendirikan sebuah pabrik
dan mendirikan perumahan bagi anggota-anggotanya yang belum mempunyai
rumah.Pada tahun 1852 jumlah koperasi di Inggris sudah mencapai 100 unit.Pada
tahun 1862 dibentuklah pusat koperasi pembelian dengan nama The Cooperative
Whole Sale Society (CWS).Pada tahun 1945 CWS berhasil mempunyai lebih kurang
200pabrik dengan 9.000 orang pekerja.Melihat perkembangan usaha koperasi
baik disektor produksi maupun disektor perdagangan,pimpinan CWS
kemudian membuka perwakilan-perwakilan di luar negeri seperti New
York,Kepenhagen,dan Hamburg.Pada tahun 1876 koperasi ini telah melakukan
ekspansi usaha dibidang transportasi,perbankan,dan asuransi.Pada tahun 1870
koperasi tersebut juga membuka usaha dibidang penerbitan berupa surat kabar
yang terbit dengan nama Cooperative News.Pada tahun 1883 membentuk The Women’s
Cooperative Guild,besar pengaruhnya terhadap perkembangan gerakan koperasi yang
memperjuangkan hak-hak wanita sebagai ibu rumah tangga,warga negara,dan sebagai
konsumen.Beberapa tahun kemudian,koperasi memulai kegiatan dibidang pendidikan
dengan menyediakan tempat membaca surat kabar dan perpustakan.Perpustakan
koperasi merupakan perpustakan bebas pertama kali di Inggris,sekaligus
digunakan untuk tempat berbagai kursus dan pemberantasan buta huruf.Kemudian
Women Skill Guild Youth Organization membentuk sebuah pusat yaitu Cooperative
Union.Pada tahun 1919 didirikanlah Cooperative Collage di Manchaster yang
merupakan lembaga pendidikan tinggi koperasi pertama.
Pada
tahun 1789 terjadinya revolusi perancis yang menumbangkan kekuasaan raja yang
feodalistik ternyata memunculkan hegemoni baru oleh kaum kapitalis dengan
memiliki semboyan liberte-egalite-fraternite (kebebasan-persamaan-kebersamaan)
yang semasa revolusi didengung-dengungkan untuk mengobarkan semangat perjuangan
rakyat berubah tanpa sedikit pun memberi dampak perubahan pada kondisi ekonomi
rakyat.
1.
perkembangan koperasi di benua eropa
a).
Perkembangan koperasi di prancis
Revolusi perancis dan perkembangan industri telah menimbulkan kemiskinan
dan penderitaan bagi rakyat perancis. kelahiran koperasi yang didasari oleh
adanya penindasan dan kemiskinan yang terjadi pada masyarakat kalangan bawah
(buruh) di dalam sistem kapitalisme yang berkembang pesat saat itu, harus
berhadapan pula dengan kelemahan dari dalam koperasi itu sendiri. kurangnya
modal, kesadaran dan pengetahuan yang rendah dari anggota dan pengurus menyebabkan
koperasi sulit berkembang secara pesat. di sisi lain, ideologi sosialisme yang
muncul sebagai reaksi dari kekurangan-kekurangan kapitalisme itu ternyata tidak
mampu berbuat banyak untuk merubah keadaan saat itu. berkat dorongan
pelopor-pelopor seperti charles forier, louis blanc, serta ferdinand lasalle,
yang menyadari perlunya perbaikan nasib rakyat, para pengusaha kecil di
perancis berhasil membangun koperasi – koperasi yang bergerak dibidang
produksi.
Pada saat
ini di perancis terdapat gabungan koperasi konsumsi nasional perancis
(federation nationale dess cooperative de consommation), dengan jumlah koperasi
yang tergabung sebanyak 476 buah. jumlah anggotanya mencapai 3.460.000 orang,
dan toko yang dimiliki berjumlah 9.900 buah dengan perputaran modal sebesar
3.600 milyar franc/tahun.
b). Perkembangan
Koperasi di Inggris
Koperasi didirikan di kota Rochdale,
Inggris pada tahun 1844. Koperasi ini di pandang sukses. Koperasi yang
dipelopori oleh 28 anggota tersebut dapat bertahan dan sukses karena didasari
oleh semangat kebersamaan dan kemauan untuk berusaha. Mereka duduk bersama dan menyusun berbagai langkah yang akan
dilakukan sebelum membentuk sebuah satuan usaha yang mampu mempersatukan visi
dan cita-cita mereka. Mereka mulai menyusun pedoman kerja dan melaksanakan
sesuai dengan ketentuan yang mereka susun bersama. Walaupun pada awalnya banyak
mengalami hujatan, tetapi toko yang dikelola secara bersama-sama tersebut mampu
berkembang secara bertahap. Rochdale Equitable Pioneer’s Cooperative Society,
dengan prinsip-prinsip koperasinya :
a.
Keanggota yang bersifat terbuka.
b.
Pengawasan secara demokratis.
c.
Bunga yang terbatas atas modal anggota.
d.
Pengembalian sisa hasil usaha sesuai dengan jasanya pada koperasi.
e.
Barang-barang hanya dijual sesuai dengan harga pasar yang berlaku dan harus
secara tunai.
f.
Tidak ada perbedaan berdasarkan ras, suku bangsa, agama dan aliran politik.
g.
Barang-barang yang dijual adalah barang-barang yang asli dan bukan yang rusak
atau palsu.
h.
Pendidikan terhadap anggota secar berkesinambungan.
Meskipun
masih sangat sederhana tetapi apa yang dilakukan koperasi Rochdale dengan
prinsip-prinsipnya telah menjadi tonggak bagi gerakan koperasi di seluruh
dunia. Prinsip-prinsip koperasi Rochdale tersebut kemudian dibakukan oleh I.C.A
dan disampaikan dalam konggres I.C.A di Paris tahun 1937.
2.
Perkembangan koperasi dibenua amerika serikat
Keadaan sosial ekonomi amerika serikat pada pertengahan abad ke-19 hampir sama
dengan inggris. menurut catatan, jumlah koperasi yang tumbuh antara tahun
1863-1939, berjumlah 2600 buah. sekitar 57% dari koperasi-koperai ini mengalami
kegagalan. menurut catatan, dalam periode 1909-1921, sekitar 52% dari seluruh
pekumpulan koperasi pertanian yang ada telah bekerja secara efektif. dalam
perkembangannya, ada banyak jenis koperasi yang berkembang di amerika serikat.
di daerah pedesaan antara lain dikenal adanya koperasi asuransi bersama,
koperasi llistrik dan telepon, koperasi pengawetan makanan, koperasi
simpan-pinjam dan koperasi penyediaan benih. sedangkan koperasi-koperasi di
perkotaan sering kali menyelenggarakan toko-toko eceran. koperasi kredit dan
koperasi perumahan juga banyak ditemukan dikota-kota, di amerika serikat juga
berkembang koperasi rumah sakit dan koperasi kesehatan.
koperasi pertama yang berdiri di amerika serikat
adalah the philadelphia contributionship from lose by fire. semacam asuransi
kebakaran. Berikutnya berdiri koperasi pengairan yang mengurus irigasi pertanian.
Dan pada tahun 1880 berdiri koperasi-koperasi pertanian yang besar (history and
performance of inkopkar 1995). sementara itu, di amerika serikat, selama
bertahun-tahun juga telah berkembang perkumpulan simpan pinjam yang dikenal
dengan nama credit union, berkat anjuran alphonso desjardin (1854- 1921).
sampai tahun 1915, jumlah koperasi simpan pinjam atau credit union telah
bertambah menjadi 11 unit dan tiga tahun kemudian meningkat menjadi 42 unit.dan
sampai tahun 1934 telah bertambah menjadi sekitar 2.400 unit yang tersebar di
38 negara bagian. pada tahun tersebut, presiden roosevelt menandatangani
federal credit union act. Dan pada tahun itu pula terbentuk federal credit
union yang menamakan diri sebagai national credit union association, yang
berkedudukan dimadison, wiscounsin.
3. Perkembangan
koperasi di asia
a). perkembangan koperasi di jepang
koperasi pertama kali berdiri di
negara ini pada tahun 1900 ( 33 tahun sesudah pembaharuan oleh kaisar meiji ),
atau bersamaan waktunya dengan pelaksanaan undang-undang koperasi industri
kerajinan. cikal bakal kelahiran koperasi di jepang mulai muncul ketika
perekonomian uang mulai dikenal oleh masyarakat pedalaman.
gerakan
koperasi pertanian mengalami kemajuan yang sangat pesat sejak tahun 1930-an,
khususnya ketika penduduk jepanng menghadapi krisis ekonomi yang melanda dunia
dalam periode 1933. di jepang ada dua bentuk koperasi pertanian yaitu,pertama
Koperasi pertanian umum yang bekerja atas dasar serba usaha, seperti menyelenggarakan
usaha pemasaran hasil pertanian, menyediakan kredit untuk usaha peransuransian,
pemberian bimbingan dan penyuluhan pertanian bagi usaha tani. Yang kedua
disebut koperasi khusus, koperasi yang hanya menyelenggarakan satu jenis usaha
seperti koperasi buah, koperasi daging ternak dan koperasi bunga-bungaan dan
lain sebagainya. Tapi pada umumnya koperasi-koperasi pertanian di jepang
menyelenggarakan bentuk koperasi yang pertama.
b).
Perkembangan Koperasi di Thailand
Pembentukan departemen pada tahun 1915, mengawali
kelahiran koperasi pertama di Thailand. Departemen promosi koperasi di Thailand
memiliki visi untuk memprmosikan dan mengembangkan kelompok promosi &
kelompok petani menuju ketahanan & kemandirian. Departemen koperasi
memberikan bimbingan baik dari sisi administrasi, kelembagaan, dan efisiensi
dari kelompok petani tersebut.
B. Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia
Sejak lama bangsa indonesia telah
mengenal kekeluargaan dan kegotong-royongan yang dipraktekkan oleh nenek moyang
bangsa indonesia. kebiasaan yang bersifat nonprofit ini, merupakan input untuk
pasal 33 ayat 1 uud 1945 yang dijadikan dasar/pedoman pelaksanaan koperasi.
Sifat-sifat hubungan sosial, nonprofit dan menunjukkan usaha atau kegiatan atas
dasar kadar kesadaran berpribadi dan kekeluargaan, kegotong-royongan dan
kerjasama disebut pra-koperasi. Pelaksanaan yang bersifat pra-koperasi terutama
di pedesaan masih dijumpai, meskipun arus globlisasi terus merambat ke
pedesaan. kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada pertengahan abad ke-18
telah mengubah wajah dunia. berbagai penemuan di bidang teknologi ( revolusi industri) melahirkan tata
dunia ekonomi baru. tatanan dunia ekonomi menjadi terpusat pada keuntungan
perseorangan, yaitu kaum pemilik modal ( kapitalisme ). kaum kapitalis atau
pemilik modal memanfaatkan penemuan baru dengan sebaik-baiknya untuk memperkaya
dirinya dan memperkuat kedudukan ekonominya. Hasrat serakah ini melahirkan
persaingan bebas yang tidak terbatas. Sistem ekonomi kapitalis / liberal
memberikan keuntungan yang sebesar-besarnya kepada pemilik modal dan melahirkan
kemiskinan bagi masyarakat ekonomi lemah. dalam kemiskinan ini, muncul
kesadaran masyarakat untuk memperbaiki nasibnya sendiri dengan mendirikan
koperasi.
Pada tahun
1844 lahirlah koperasi pertama di inggris yang terkenal dengan nama koperasi
rochdale di bawah pimpinan charles howart. di jerman, frederich willhelm
raiffeisen dan hermann schulze memelopori koperasi simpan pinjam. di perancis,
muncul tokoh-tokoh koperasi seperti charles fourier, louis blance, dan
ferdinand lassalle. demikian pula di denmark. denmark menjadi negara yang
paling berhasil di dunia dalam mengembangkan ekonominya melalui koperasi. Di
indonesia pun koperasi ini lahir sebagai usaha memperbaiki ekonomi masyarakat yang
ditindas oleh penjajah pada masa itu. Sejarah perkembangan koperasi indonesia
secara garis besar dapat dibagi dalam “ tiga masa ”, yaitu masa penjajahan,
masa kemerdekaan, dan masa orde baru hingga sekarang.
1). Koperasi di indonesia pada masa penjajahan
Di masa penjajahan belanda, gerakan koperasi pertama di indonesia lahir dari
inisatif tokoh R.A.wiriaatmadja pada tahun 1986. wiriaatmadja, patih purwokerto
( banyumas ) ini berjasa menolong para pegawai, pedagang kecil dan petani dari
hisapan lintah darat melalui koperasi. beliau dengan bantuan e. sieberg,
asisten residen purwokerto, mendirikan hulp-enspaar bank. cita-cita
wiriaatmadja ini juga mendapat dukungan dari wolf van westerrode, pengganti
sieberg. mereka mendirikan koperasi kredit sistem raiffeisen. Gerakan koperasi
semakin meluas bersamaan dengan munculnya pergerakan nasional menentang
penjajahan. berdirinya budi Utomo, pada tahun 1908 mencoba memajukan koperasi
rumah tangga ( koperasi konsumsi ). serikat islam pada tahun 1913 membantu
memajukan koperasi dengan bantuan modal dan mendirikan toko koperasi. pada
tahun 1927, usaha koperasi dilanjutkan oleh indonesische studie club yang
kemudian menjadi persatuan bangsa indonesia (PBI) di surabaya. partai nasional
indonesia (PNI) di dalam kongresnya di jakarta berusah menggelorakan semangat
koperasi sehuingga kongres ini sering juga disebut “kongres koperasi”.
Pergerakan koperasi selam penjajahan belanda tidak dapat berjalan lancar.
pemerintah belanda selalu berusaha menghalanginya, baik secara langsug maupun
tidak langsung. selain itu, kesadaran masyarakat atas koperasi sangat rendah
akibat penderitaan yang dialaminya. untuk membatasi laju perkembangan koperasi,
pemerintah belanda mengeluarkan peraturan koperasi 7 april no. 431 tahun 1915.
berdasarkan
peraturan ini rakyat tidak mungkin mendirikan koperasi karena :
1. Mendirikan koperasi
harus mendapat izin dari gubernur jenderal,
2. Akta dibuat dengan
perantaraan notaris dan dalam bahasa belanda,
3. Ongkos materai
sebesar 50 golden,
4. Hak tanah harus
menurut hukum eropa, dan
5. Harus diumumkan di
javasche courant yang biayanya juga tinggi.
peraturan
ini mengakibatkan munculnya reaksi dari kaum pergerakan nasional dan para
penganjur koperasi. Oleh karena itu, pada tahun 1920 pemerintah belanda
membentuk “ panitia koperasi ” yang diketuai oleh j.h. boeke. panitia ini
ditugasi untuk meneliti mengenai perlunya koperasi. setahun kemudian, panitia
itu memberikan laporan bahwa koperasi perlu dikembangkan. pada tahun 1927
pemerintah mengeluarkan peraturan no. 91 yang lebih ringan dari peraturan 1915.
isi peraturan no. 91 antara lain :
- Akta tidak perlu dengan perantaraan notaries, tetapi cukup didaftarkan pada penasehat urusan kredit rakyat dan koperasi serta dapat ditulis dalam bahasa daerah,
- Ongkos materai 3 golden,
- Hak tanah dapat menurut hukum adatberlaku untuk orang indonesia asli, yang mempunyai hak badan hukum secara adat.
dengan
keluarnya peraturan ini, gerakan koperasi mulai tumbuh kembali. pada tahun
1932, partai nasional indonesia mengadakan kongres koperasi di jakarta. pada
tahun 1933, pemerintah belanda mengeluarkan lagi peraturan no. 108 sebagai
pengganti peraturan yang dikeluarkan pada tahun 1915. peraturan ini merupakan
salinan dari peraturan koperasi belanda tahun 1925, sehingga tidak cocok dan
sukar dilaksanakan oleh rakyat. pada masa penjajahan jepang, koperasi mengalami
nasib yang lebih buruk. karena kantor pusat dan kantor derah di ganti oleh
pemerintah jepang. Seperti kumiai yaitu koperasi model jepang, mula-mula
bertugas untuk mendistribusikan barang-barang kebutuhan rakyat. hal ini hanya
alat dari jepang untuk mengumpulkan hasil bumi dan barang-barang kebutuhan
untuk jepang. walau hanya berlangsung selama 3,5 tahun tetapi rakyat indonesia
mengalami penderitaan yang jauh lebih dahsyat. jadi, dalam masa penjajahan
jepang koperasi indonesia dapat dikatakan mati.
2). Koperasi di indonesia pada masa
kemerdekaan
Setelah bangsa indonesia merdeka, pemerintah dan
seluruh rakyat segera menata kembali kehidupan ekonomi. sesuai dengan tuntutan
UUD 1945 pasal 33, perekonomian indonesia harus didasarkan pada asas
kekeluargaan. dengan demikian, kehadiran dan peranan koperasi di dalam
perekonomian nasional indonesia telah mempunyai dasar konstitusi yang kuat.
pada tahun 1947 Pemerintah berhasil melangsungkan kongres koperasi i di
tasikmalaya, jawa barat. kongres koperasi menghasilkan beberapa keputusan
penting, antara lain :
1. Mendirikan sentral
organisasi koperasi rakyat indonesia ( sokri ),
2. Menetapkan gotong
royong sebagai asas koperasi,
3. Menetapkan pada
tanggal 12 juli sebagai hari koperasi.
akibat
tekanan dari berbagai pihak misalnya agresi belanda, keputusan kongres koperasi
i belum dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. namun, pada tanggal 12 juli
1953, diadakanlah kongres koperasi ii di bandung, yang antara lain mengambil
putusan sebagai berikut :
1. Membentuk dewan
koperasi indonesia ( dekopin ) sebagai pengganti sokri,
2. Menetapkan pendidikan
koperasi sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah,
3. Mengangkat moh. hatta
sebagai bapak koperasi indonesia,
4. Segera akan dibuat
undang-undang koperasi yang baru.
hambatan-hambatan
bagi pertumbuhan koperasi antara lain disebabkan oleh hal-hal berikut :
1. Kesadaran masyarakat
terhadap koperasi yang masih sangat rendah,
2. Pengalaman masa lampau
mengakibtakan masyarakat tetap merasa curiga terhadap koperasi,
3. Pengetahuan
masyarakat mengenai koperasi masih sangat rendah.
untuk
melaksanakan program perkoperasian pemerintah mengadakan kebijakan antara lain
:
1. Menggiatkan
pembangunan organisasi perekonomian rakyat terutama koperasi,
2. Memperluas pendidikan
dan penerangan koperasi,
3. Memberikan kredit
kepada kaum produsen, baik di lapangan industri maupun pertanian yang bermodal
kecil
organisasi
perekonomian rakyat terutama koperasi sangat perlu diperbaiki. para pengusaha
dan petani ekononmi lemah sering kali menjadi hisapan kaum tengkulak dan lintah
darat. cara membantu mereka adalah mendirikan koperasi di kalangan
mereka. dengan demikian pemerintah dapat menyalurkan bantuan berupa kredit
melalui koperasi tersebut. untuk menanamkan pengertian dan fungsi koperasi di
kalangan masyarakat diadakan penerangan dan pendidikan kader-kader koperasi.
3).
Koperasi di indonesia pada zaman orde baru hingga sekarang
Tampilan orde baru dalam memimpin negeri ini membuka peluang dan cakrawala baru
bagi pertumbuhan dan perkembangan perkoperasian di indonesia, dibawah
kepemimpinan jenderal soeharto. ketetapan mprs no.xxiii membebaskan gerakan
koperasi dalam berkiprah.
berikut
beberapa kejadian perkembangan koperasi di indonesia pada zaman orde baru
hingga sekarang :
- Pada tanggal 18 desember 1967, presiden soeharto mensahkan undang-undang koperasi no.12 tahun 1967 sebagai pengganti undang-undang no.14 tahun 1965.
- Pada tahun 1969, disahkan badan hukum terhadap badan kesatuan gerakan koperasi indonesia (gerkopin).
- Lalu pada tanggal 9 februari 1970, dibubarkannya gerkopin dan sebagai penggantinya dibentuk dewan koperasi indonesia (dekopin).
- Dan pada tanggal 21 oktober 1992, disahkan undang-undang no.25 tahun 1992 tentang perkoperasian, undang-undang ini merupakan landasan yang kokoh bagi koperasi indonesia di masa yang akan datang.
- Masuk tahun 2000an hingga sekarang perkembangan koperasi di indonesia cenderung jalan di tempat.
REFENSI :
http://choirunnisa90.blogspot.com/2011/11/konsepaliran-dan-sejarah-koperasi.htmlhttp://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/01/pengertian-dan-prinsip-koperasi-6/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar