Selasa, 31 Maret 2015

Perekonomian Indonesia


    BAB I
SISTEM EKONOMI INDONESIA
A.Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin “Systema” dan bahasa Yunani “Sustema” adalah satuan kesatuan yang terdiri komponen atau elemen  yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi,materi,atau energi untuk mencapai suatu tujuan.Subjek atau objek pembentuk suatu sistem dapat berupa orang atau masyarakat,makhluk-makhluk hidup dan benda alam.
Keserasian hubungan antara subjek atau objek termasuk bagian atau syarat sebuah sistem karena,sebagai suatu “organisasi” setiap sistem mempunyai tujuan tertentu.Guna membentuk dan meemlihara keserasian itu maka diperlukan kaidah atau norma-norma tertentu yang harus dipatuhi oleh subjek dan objek.Kaidah atau norma yang dimaksud bisa berupa aturan dan peraturan baik tertulis maupun tidak tertulis.
Sistem adalah jalinan itu semua,mencakup subjek/objek dan perangkat kelembagaan yang membentuknya.Sistem pada hakekatnya senantiasa merupakan bagian dari sebuah suprasistem.Sistem tidak dapat berdiri sendiri melainkan terkait dengan sistem lain.
B.Sistem Ekonomi Dan Sistem Politik
Sistem Ekonomi
A.Pengertian Sistem Ekonomi
Sistem Ekonomi adalah suatu cara untuk mengatur dan mengorganisasi segala aktivitas ekonomi dalam masyarakat baik yang dilakukan oleh pemerintah atau swasta berdasarkan prinsip tertentu dalam rangka mencapai kemakmuran atau kesejahteraan.
B.Macam-macam Sistem Ekonomi
Ada berbagai macam sistem ekonomi didunia yang saling berbeda satu sama lain.Timbulnya berbagai macam sistem ekonomi yang berbeda tersebut dalam suatu negara disebabkan oleh beberapa faktor.Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut:
-          Ada tidaknya campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi.
-          Sistem pemerintahan yang dianut suatu negara.
-          Kepemilikan negara terhadap faktor-faktor produksi.
-          Sumber daya yang ada dalam suatu negara,baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang dimiliki.
Dari empat faktor  tersebut,timbulah berbagai macam sistem ekonomi,diantaranya:
-          Sistem Ekonomi Tradisional
-          Sistem Ekonomi komandan/terpusat ( sosialis)
-          Sistem Ekonomi Liberal (kapital)
-          Sistem Ekonomi Campuran.
C. Fungsi Sistem Ekonomi
Dari berbagai sistem ekonomi yang ada didunia ini mempunyai fungsi dalam perekonomian diantaranya adalah sebagai berikut:
1.      Menyediakan perangsang untuk berproduksi.
2.      Menyediakan cara/metode untuk mengkoordinasi kegiatan individu dalam suatu perekonomian.
3.      Menyediakan mekanisme tertentu agar pembagian hasil produksi diantara anggota masyarakat dapat terlaksana sebagaimana mestinya.
Sistem ekonomi suatu negara dikatakan bersifat khas,sehingga bisa dibedakan dari sistem ekonomi yang berlaku atau diterapkan dinegara lain,berdasarkan beberapa sudut tinjauan seperti:
·         Sistem pemilikan sumber daya atau faktor-faktor produksi
·         Keleluasaan masyarakat untuk saling berkompetisi satu sama lain dan untuk menerima imbalan atas prestasi kerjanya.
·         Kadar peranan pemerintah dalam mengatur,mengarahkan,dan merencanakan kehidupan bisnis dan perekonomian.
Sistem Politik
A.Pengertian sistem politik
Sistem adalah perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk satu totalitas.Politik berasal dari bahasa yunani,yaitu polis.Polis adalah kata yang berstatus negara-negara dan kota yang kegiatannya untuk kelestarian perkembangan kotanya.Jadi,sistem politik adalah kumpulan pendapatan –pendapatan dan lain-lain yang membentuk satu kesatuan yang berhubung-hubungan satu sama lain untuk mengatur pemerintahan serta melaksanakan dan mempertahankan kekuasan dengan cara mengatur hubungan antara individu satu sama lainnya atau dengan negara dan hubungan negara dengan negara.
b.Objek-objek politik
Objek Politik adalah yang dijadikan sasaran dari orientasi warga negara.Objek politik yang dijadikan sasaran orientasi itu meliputi tiga hal:
·         Objek politik umum atau sistem politik secara keseluruhan,meliputi:sejarah bangsa,simbol negara,wilayah negara,kekuasaan negara,konstitusi negara,dan hal lain dalam politik yang sifatnya umum.
·         Objek politik input yaitu lembaga atau pranata politik.Lembaga yang termasuk dalam kategori objek poltik input antara lain:parpol,kelompok kepentingan,ormas,pers,dukungan dan tuntunan.
·         Objek politik output yaitu lembaga atau pranata politik yang termasuk proses output dalam sistem politik.Misalnya:birokrasi,lembaga peradilan,kebijakan,putusan undang-undang dan peraturan.
Berdasarkan ulasan diatas,kita dapat mengatakan bahwa orientasi warga negara terhadap objek politik merupakan serangkaian pengetahuan,sikap dan penilaian warga negara terhadap objek politik secara umum,objek politik input,maupun objek politik output.
Sistem Politik secara keseluruhan
A.    Tujuan sistem politik:
a.       Meningkatnya respon masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.
b.      Adanya partisispasi rakyat dalam mendukung atau menolak suatu kebijakan politik
c.       Meningkatnya partisipasi rakyat dalam berbagai kegiatan organisasi politik,organisasi kemasyarakatan,dan kelompok-kelompok penekan.
B.     Ciri-ciri Pokok Sistem Politik
1.      Mempunyai tujuan
2.      Memiliki sifat terbuka dalam arti berinteraksi dengan lingkungan
3.      Terdiri atas berbagai unsur atau komponen ( sub sistem) yang saling bergantung dan berhubungan.
4.      Melakukan kegiatan atau proses transformasi atau proses mengubah masukan menjadi keluaran ( processor or trasformator)
5.      Memiliki mekanisme kontrol dengan memanfaatkan umpan balik
C.     Komponen sistem politik:
Menurut Samuel P.Huntingan komponen sistem politik meliputi:
1.      Kultur,yaitu nilai-nilai,sikap,orientasi,mitos dan kepercayaan yang relevan terhadap politik yang berpengaruh terhadap masyarakat.
2.      Struktur,yaitu organisasi formal dalam masyarakat yang digunakan untuk menjalankan keputusan-keputusan yang berwenang.
3.      Kelompok,yaitu bentuk-bentuk sosial dan ekonomi,baik formal maupun nonformal,yang berpartisipasi dalam mengajukan tuntunan-tuntunan terhadap struktur politik.
4.      Kepempimpinan,yaitu individu dalam lembaga-lembaga politik dan kelompok-kelompok politik yang menjalankan pengaruh lebih daripada yang lainnya dalam memberikan alokasi nilai-nilai.
5.      Kebijakan,yaitu pola-pola kegiatan pemerintahan yang secara sadar terbentuk untuk mempengaruhi distribusi keuntungan dalam masyarakat.
D.    Sistem Politik terdiri dari input,proses,dan output.
-          Input dalam sebuah sistem politik:
Aspirasi masyarakat atau kehendak rakyat.Aspirasi masyarakat dikelompokkan menjadi 3 jenis,yaitu:
1.      Tuntunan:Keinginan masyarakat yang pemenuhannya harus diperjuangkan melalui cara-cara dan menggunakan sarana politik.Contohnya:Dana Bos yang diberikan pemerintah.
2.      Dukungan:Setiap perbuatan,sikap,dan pemikiran warga masyarakat yang mendorong pencapaian tujuan,kepentingan dan tindakan pemerintah dalam sistem politik.Contoh:memberikan suara dalam pemilu,membayar pajak,bela negara,dan mentaati hukum.
3.      Sikap Apatis:Sikap tidak peduli warga terhadap kehidupan politik.Ketidakpedulian warga menunjukkan adanya persoalan yang harus dipecahkan oleh sistem politik yang bersangkutan.Contoh:saat pemilu orang yang mempunyai hak pilih tidak menggunakan hak pilihnya.
-          Proses dalam sebuah sistem politik:
Serangkaian tindakan pengambilan keputusan baik oleh lembaga legislatif,eksekutif,maupun yudikatif dalam rangka memenuhi atau menolak aspirasi masyarakat.Contoh:Hukum yang berlaku.
-          Output  dalam sebuah sistem politik:
Kebijakan publik yang hakikatnya akan berisi (a) pemenuhan aspirasi masyarakat (b) penolakan/ketidaksediaan untuk memenuhi (sebagian atau seluruh)aspirasi masyarakat.
C.Kapitalisme dan Sosialisme
A.Kapitalisme.
Kapitalisme berasal dari kata kapital,yang artinya modal.Kapitalisme adalah sistem perekonomian yang memiliki suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal dapat melaksanakan usahanyayang meraih keuntungan yang sebesar-besarnya.kapitalisme memiliki anggapan bahwa modal merupakan satu-satunya unsur untuk perkembangan dan pertumbuhan ekonomi.Asas kapitalisme adalah kepuasaan sepihak yang dapat dilihat setiap keuntungan adalah milik pribadi.
Dalam perekonomian kapitalisme setiap warga dapat mengatur nasibnya sendiri sesuai kemampuannya.Semua orang bebas brsaing dalam bisnis untuk memperoleh laba yang sebesar-besarnya.Semua orang bebas melakukan kompetisi  untuk memenangkan persaingan bebas dengan berbagai cara. Contoh sistem kapitalisme dapat digambarkan dari aktualitas Amerika Serikat yang meyakini bahwa penduduk adalah menganut sistem ekonomi campuran.
Ciri-Ciri Sistem ekonomi kapitalisme:
1.      Pengakuan yang luas atas hak-hak pribadi.
2.      Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar.
3.      Manusia dipandang sebagai makhluk homo-economicus yang selalu mengejar kepentingan (keuntungan) sendiri.
4.      Paham individualisme didasarkan materialisme yang diwariskan di zaman Y unani Kuno (hedonisme).
.
Sosialisme adalah suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar  kepada setiap orang  untuk melaksanakan kegiatan ekonomi  tetapi dengan campur tangan pemerintah.Pemerintah masuk kedalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis-jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang yang banyak dikuasai oleh negara seperti, air,listrik komunikasi ,dan gas.
Sistem ekonomi sosialisme adalah suatu sistem ekonomi dengan kebijakan atau teori yang bertujuan untuk memperoleh suatu distribusi yang lebih baik dengan tindakan otoritas demokratisasi terpusat dan kepadanya perolehan produksi kekayaan yang lebih baik daripada yang kini berlaku sebagaimana yang diharapkan.
Sistem Sosialis ( Socialist Economi) berpandangan bahwa kemakmuran individu hanya mungkin tercapai bila berfondasikan kemakmuran bersama. Sebagai Konsekuensinya, penguasaan individu atas aset-aset ekonomi atau faktor-faktor produksi sebagian besar merupakan kepemilikan sosial.
Prinsip Dasar Ekonomi Sosialisme
  • Pemilikan harta oleh negara
  • Kesamaan ekonomi
  • Disiplin Politik
Ciri-ciri Ekonomi Sosialisme:
  1. Lebih mengutamakan kebersamaan (kolektivisme).
  2. Peran pemerintah sangat kuat
  3. Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi
Perbedaan Konsep Ekonomi Kapitalisme, dan Sosialisme
Konsep
Kapitalisme
Sosialisme
Sumber kekayaan
Sumber kekayaan sangat langka( scarcity of resources)
Sumber kekayaan sangat langka( scarcity of resources)
Kepemilikan
Setiap pribadi di bebaskan untuk memiliki semua kekayaan yang di peroleh nya
Sumber kekayaan di dapat dari pemberdayaan tenaga kerja (buruh)
Tujuan Gaya hidup perorangan
Kepuasan pribadi
Ke setaraan penghasilan di antara kaum buruh
Jadi, tabel di atas menerangkan 2 konsep sistem per ekonomian yaitu: Kapitalisme, dan Sosialisme.
Konsep dari ekonomi kapitalisme sumber kekayaan itu sangat langka dan harus di peroleh dengan cara bekerja keras di mana setiap perorangan boleh memiliki kekayaan yang tiada batas, untuk mencapai tujuan hidupnya. Dalam sistim ekonomi kapitalisme perusahaan di miliki oleh perorangan. Terjadi nya pasar (market) dan terjadinya demand and supply adalah ciri khas dari ekonomi kapitalisme. Keputusan yang diambil atas isu yang terjadi seputar masalah ekonomi sumbernya adalah dari kalangan kelas bawah yang membawa masalah tersebut ke level yang lebih atas.
Dan konsep ekonomi sosialisme, sumber kekayaan itu sangat langka dan harus di peroleh lewat pemberdayaan tenaga kerja (buruh), di semua bidang, pertambangan, pertanian, dan lainnya. Dalam sistem Sosialisme, semua Bidang usaha dimiliki  dan diproduksi oleh Negara. Tidak terciptanya market (pasar) dan tidak terjadinya supply dan demand, karena Negara yang menyediakan semua kebutuhan rakyatnya secara merata. Perumusan  masalah dan keputusan di tangani langsung oleh negara.
D.Persaingan Terkendali
       Kompetisi untuk memperbaiki taraf kehidupan, baik antarindividu maupun antarbadan-usaha, pemerintah tidak membatasi pilihan seseorang untuk memasuki bidang pendidikan/keahlian yang diminatinya. Pemerintah turut mengatur penyediaan bidang pendidikan/ keahlian, berdasarkan proyeksi kebutuhan. Jadi, tidak sepenuhnya dilepas kepada pihak swasta.
        Pemerintah juga mengendalikannya dengan membaca prioritas-prioritas bidang usaha, termasuk juga prioritas lokasi usaha. Dalam hal penerimaan imbalan atas prestasi kerja, juga sangat terbuka peluang bagi setiap pekerja/pemodal untuk mendapatkan imbalan melebihi sekedar kebutuhannya. Justru pemerintah mengatur ketentuan upah minimum bagi pekerja, agar memenuhi standar kebutuhan hidup minimum yang layak.
        Kesimpulannya adalah, bahwa iklim persaingan berekonomi dan kompetisi berbisnis di Indonesia bukanlah persaingan yang bebas-lepas, melainkan persaingan yang terencana-terkendali.
E.Kadar kapitalisme dan sosialisme.
          Unsur-unsur kapitalisme dan sosialisme terkandung dalam pengorganisasian ekonomi indonesia. Seseorang bisa melihat dari dua pendekatan. Pertama adalah dengan pendekatan faktual-struktural, yakni setelah menelaah peranan pemerintah atau negara dalam struktur perekonomian. Kedua adalah pendekatan sejarah, dengan menelusuri bagaimana perekonomian bangsa diorganisasikan dari waktu ke waktu.
Untuk mengukur kadar keterlibatan pemerintah dalam perekonomian dengan pendekatan faktual-struktural, dapat digunakan kesamaan agregat Keynesian yang berumuskan Y = C + I + G + (X – M). Dalam formula ini berarti produk atau pendapatan nasional dirinci menurut penggunaan atau sektor pelakunya. Kesamaan ini merupakan rumus untuk menghitung pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran. Pendekatan sejarah yakni menelusuri pengorganisasian perekonomian Indoensia dari waktu ke waktu.Berdasarkan sejarah, Indonesia dalam pengeloaan ekonomi tidak pernah terlalu berat kepada kapitalisme atau sosialisme.Percobaan  untuk mengikuti sistem kapitalis yang dilakukan oleh berbagai kabinet menghasilkan keterpurukan ekonomi hinggá akhir tahun 1959.Percobaan  untuk mengikuti sistem sosialis yang dilakukan oleh Presiden I menghasilkan keterpurukan ekonomi hiinggá akhir tahun 1965.
Dengan pendekatan dapat dipelajari, betapa bangsa atau masyarakat kita tidak pernah dapat menerima pengelolaan makroekonomi yang terlalu berat ke kapitalisme ataupun sangat bisa ke sosialisme.





















Daftar Pustaka
http://www.scribd.com/doc/19623974/Sistem-Ekonomi-Indonesia
http://zonaekis.com/sistem-ekonomi-sosialis-sosialisme
http;//my-world-ly2k.blogspot.com/2012/02/definisi-sistem-politik.html








Tidak ada komentar:

Posting Komentar